Kamus bahasa ala Eba

Eba, seperti typically anak 4 tahun dengan pemikiran2 kecilnya, sampai hari ini kadang-kadang masih membuatku takjub.

Sebenarnya bukan cuma Eba, tapi juga Glenn. Why? Karena dari otak2 kecil mereka itu kadang-kadang keluar hal-hal kecil lain yang lucu tapi kadang juga amazing for me.

Glenn yang kalau bicara belum cukup jelas & kadang-kadang terkesan kurang pinter (padahal dia tu pinter kok, beneran…) bisa ABC dengan benar, bisa dikte dengan benar & bisa mengulang lagu dengan benar dengan nada yang juga benar, & he’s only 3 y.o.

Kenapa kubilang “dengan nada yang benar”?, karena… Eba kadang-kadang masih menyanyi dengan nada yang ga jelas & membuat pendengarnya mesti mendengarkan dengan tekun supaya bisa tau lagu yang dimaksudkannya.

Minggu kemarin, selagi duduk di mobil dalam perjalanan menuju rumah, Eba tiba-tiba menunjuk burung-burung kecil sambil mengatakan “itu burungnya Tuhan”.

Aku kaget & bertanya “burungnya Tuhan?”, trus Eba bilang “itu kan burung gereja, karena burung gereja berarti burungnya Tuhan”.

OMG… Aku bener-bener ga bisa berhenti ketawa karena itu.

Sebelumnya Eba juga pernah ketemu suster Katolik di Hypermart & bilang ke Ery “papi, itu anunya Tuhan”. Oh oh… jadi sepertinya, temporarily jadi semua hal yang identik dengan gereja & agama akan dibilang “somethingnya Tuhan” oleh Eba 😀

Btw, tambahan untuk kamus bahasa Eba, bubble wrap (yang aku dapat dari pengiriman jam tangan yang kubeli online) disebut “kletek-kletek”, mungkin karena bunyinya waktu dipecah. Eba paling doyan kalau dapet bubble wrap, aku juga suka kaish buat latihan motorik jarinya. Kapan hari, si bubble wrap itu jatuh & Eba langsung bilang “mami, kletek-kleteknya Eba jatuh”, waktu kulihat kalo yang dia maksud ternyata si wrap itu… ya ampun si Eba… 😀 😀