All Of Me by John Legend

What would I do without your smart mouth?
Drawing me in, and you kicking me out
You’ve got my head spinning, no kidding, I can’t pin you down
What’s going on in that beautiful mind
I’m on your magical mystery ride
And I’m so dizzy, don’t know what hit me, but I’ll be alright

My head’s under water
But I’m breathing fine
You’re crazy and I’m out of my mind

‘Cause all of me
Loves all of you
Love your curves and all your edges
All your perfect imperfections
Give your all to me
I’ll give my all to you
You’re my end and my beginning
Even when I lose I’m winning
‘Cause I give you all of me
And you give me all of you, oh

How many times do I have to tell you
Even when you’re crying you’re beautiful too
The world is beating you down, I’m around through every mood
You’re my downfall, you’re my muse
My worst distraction, my rhythm and blues
I can’t stop singing, it’s ringing, in my head for you

My head’s under water
But I’m breathing fine
You’re crazy and I’m out of my mind

‘Cause all of me
Loves all of you
Love your curves and all your edges
All your perfect imperfections
Give your all to me
I’ll give my all to you
You’re my end and my beginning
Even when I lose I’m winning
‘Cause I give you all of me
And you give me all of you, oh

Give me all of you
Cards on the table, we’re both showing hearts
Risking it all, though it’s hard

‘Cause all of me
Loves all of you
Love your curves and all your edges
All your perfect imperfections
Give your all to me
I’ll give my all to you
You’re my end and my beginning
Even when I lose I’m winning
‘Cause I give you all of me
And you give me all of you

I give you all of me
And you give me all of you, oh

Kedai 1001 Mimpi

Image

After 3 months long (over a distance of Bjm-Jkt and vice versa), I finally finished reading a book called “Kedai 1001 Mimpi”, written by Valiant Budi .
This book contains the story of those days lived by the author during his work at the coffee shop Sky Rabbit, in Alkhobar (at KSA – Kingdom of Saudi Arabia) .
The contents of the book is very light story, many events are funny and sad, yet very informative about a country that had we thought was a holiest place in the world (remember this is where the Quran was revealed) .
So far, many Indonesian migrant workers who work in KSA and many are back with happiness and bring a lot of riyals .
But there also a lot of bad news about number of workers who returned with sadness, because rape or not even paid, or even can’t back home, because it was beheaded there .
This book makes all the stories about the pain and the happiness of migrant workers feels more real .
Not surprisingly, many people who still want to work in KSA but I believe, no less the number who want to go home and just work in Indonesia.
Yes, as said by one of Vibi’s American customer (which is very memorable for me) ” they’ve the rotten personality, had nothing to do with Islam” .
I believe that all religions are good and true, and that all religions teach us to respect and love, without exception, even to a waiter though.

Sewindu by Tulus

Sudah sewindu ku di dekatmu
Ada di setiap pagi, di sepanjang harimu
Tak mungkin bila engkau tak tahu
Bila ku menyimpan rasa yang ku pendam sejak lama

Setiap pagi ku menunggu di depan pintu
Siapkan senyum terbaikku agar cerah harimu
Cukup bagiku melihatmu tersenyum manis
Di setiap pagimu, siangmu, malammu

Sesaat dia datang pesona bagai pangeran
Dan beri kau harapan bualan cinta di masa depan
Dan kau lupakan aku semua usahaku
Semua pagi kita, semua malam kita

Oh tak akan lagi ku menunggumu di depan pintu
Dan tak ada lagi tutur manis merayumu

Setiap pagi ku menunggu di depan pintu
Siapkan senyum terbaikku agar cerah harimu
Cukup bagiku melihatmu tersenyum manis
Di setiap pagimu, siangmu, malammu

Sesaat dia datang pesona bagai pangeran
Dan beri kau harapan bualan cinta di masa depan
Dan kau lupakan aku semua usahaku
Semua pagi kita, semua malam kita

Oh tak akan lagi ku menunggumu di depan pintu
Dan tak ada lagi tutur manis ku merayumu
Oh tak akan lagi ku menunggumu di depan pintu
Dan tak ada lagi tutur manis ku merayumu

Jujur memang sakit di hati
Bila kini nyatanya engkau memilih dia
Takkan lagi ku sebodoh ini
Larut di dalam angan-angan tanpa tujuan

Oh tak akan lagi ku menunggumu di depan pintu
Dan tak ada lagi tutur manis ku merayumu
Oh tak akan lagi ku menunggumu di depan pintu
Dan tak ada lagi tutur manis ku merayumu

Source : MetroLyrics http://www.metrolyrics.com/sewindu-lyrics-tulus.html

Begitu Saja by RAN

Selama ini kau tahu betapa ku merindumu
Sekian lama tak bersua oh kangenku kepadamu
Ku naiki anak tangga tuk melihat parasmu yang cantik
Tak sedetik ku menduga kau dengan yang lain

Tiada ku sangka tak ada tangis saat kau pergi
Begitu saja, terima kasih kau telah mendua
Silahkan pergi dari hidupku

Sebelumnya ku fikir kaulah segalanya
Tak terbayangkan hidupku bila kau tak ada
Namun ternyata di belakang kau main dengan lain orang
Hmmm tak sedetik ku menyesal kau dengan yang lain

Tiada ku sangka tak ada tangis saat kau pergi
Begitu saja, terima kasih kau telah mendua
Silahkan pergi dari hidupku

Ku naiki anak tangga, kau main dengan lain orang
Hmmm tak sedetik ku menyesal, tak sedetik ku menduga

Tiada ku sangka tak ada tangis saat kau pergi
Begitu saja, terima kasih kau telah mendua
Silahkan pergi dari hidupku

Tiada ku sangka tak ada tangis saat kau pergi
Begitu saja, oh terima kasih kau telah mendua
Silahkan pergi (oh silahkan pergi)
Silahkan pergi dari dari hidupku

Tulus

Ini bukan postingan tentang perasaan, tapi nama seorang penyanyi yang baru aku tahu.

Gara-gara pindah kantor (maksudnya pindah gedung kantor, bukan pindah kerjaan baru) & pindah rumah, dari semula di rumah mamiku sekarang rumah sendiri, di lokasi nun jauh di sana itu (jarak 8 km di kota sekecil Banjarmasin ini lumayan jauh lo), aku jadi harus nyupir lebih jauh & otomatis lebih intens denger siaran radio.

Nah, kalau sebelumnya aku selalu dengerin station yang memutar lagu-lagu campuran, dari Indonesia, barat hingga K-Pop, akhir-akhir ini aku juga sering dengerin station I-Radio yang khusus mutar lagu-lagu Indonesia.

Nah, karena memang station radio yang mutar lagu Indonesia, otomatis setiap hari aku jadi denger lagu Indonesia melulu, dari yang lama sampai yang baru.

Dan para announcer I-Radio itu sering banget muterin lagu-lagu groovy atau rada ngejazz gitu, termasuk lagu RAN, Abdul & The Coffee Theory and so on (OK, I’ll post their song after this :D).

Tapi, favoritku tentu saja si Tulus ini.

Image

Suaranya itu enak banget, type yang bakal bikin orang langsung ngenalin itu suara dia. Lagu-lagunya very ear catchy (Teman Hidup, Sepatu and my most favorite song is Sewindu). Dan meskipun basicnya jazz, tapi terdengar amat sangat light. Dan setelah aku browsing sana sini (sebenernya si cuma ngandelin Google), ternyata si Tulus ini sudah nyanyi di banyak banget event, juga kolaborasi dengan banyak banget penyanyi.

Salah satu yang paling banyak dihit di YouTube adalah duetnya sama Raisa di Java Jazz 2014 kemarin.

Sayang aku ga punya iPod gitu, kalau ada pasti dengan senang hati aku bakal beli albumnya di iTunes 😀